9 Jul 2018

VARIABLE VIEW SPSS DAN PENJELASANNYA


Untuk uji pengolahan data statisti bukanlah hal yang baru lagi bagi seorang mahasiswa atau bagi peneliti. SPSS (Statistical Package for Social Science) adalah sala satu software untuk pengolah data  Pentingnya memahami penggunaan SPSS harus juga diimbangi dengan kemampuan dasar dalam penggunaannya baik secara teori penelitian dan hubungannya terhadap penggunaan SPSS. Menguji data di SPSS tidak akan pernah memberikan pernyataan “salah” bahkan SPSS mampu memberikan analisis yang kompleks terhadap peneltiian kita.

Kali ini saya akan memberikan pemahaman ringkas mengenai penggunan Variable View dalam SPSS 23. Jika kita membuka SPSS akan muncul jendela kerja seperti di bawah ini. Jendela tersebut adalah Variabel View yang merupakan dasar atau awal dalam perencanaan entry data.

Varible View

Editor Variable View tersebut memiliki beberapa kolom yang berlabel Name, Type, Width, Decimals, Label, Values, Missing, Columns, Align, Measure, Role. Nah, kali ini saya akan memberikan penejlasan terhadap kolom variable view tersebut yang nantinya merupakan dasar untuk mengatur entri data. Jika mengisi variable view ini tidak sempurna maka otomatis analisis data juga akan tidak sempurna. 

1. Name

Dalam sebuah penelitian kuantitatif tentu kita memiliki nama setiap variabel. Nama ini merupakan hasil dari pengkodingan data terlebih dahulu dan menyajikannya secara sistematis agar nantinya entri data tidak memiliki makna ganda atau sama. Karena jika sama, kolom name tidak akan bisa diisi.

Jadi Name dalam kolom ini adalah untuk memberi nama variabel sejelas dan sesingkat mungkin. Perlu diperhatikan pertama, teman-teman tidak bisa mengisi nama variabel dengan nama yang sama antar variabel, harus dibuat perbedaan baik dalam bentuk angkat atau kata. Yang kedua, teman-teman tidak bisa menggunakan spasi dalam pengisian, harus dalam bentuk angka atau kata. 

2. Type

Type ini fungsinya adalah untuk memilih type data yang akan digunakan dengan cara mengklik cell kemudian tentukan jenis data yang ingin kita entry. Perlu diingat sebelum memilih jenis data harus disesuaikan dengan jenis variabel penelitian yang kita inginkan.

Nah jika sudah mengklik type maka akan muncul jendela variable type di bawah ini. Secara umum penelitian sosial menggunakan Variable Type numeric yang artinya dalam bentuk angka dan Variable Type String dalam bentuk kata. Nah, tergatung teman-teman ingin pilih jenis yang mana, akan tetapi harus benar secara metode

3. Width

Fungsi dari kolom width adalah untuk mengisi banyaknya digit angka yang akan dimasukkan, secara default banyak digit angka adalah  8. Kolom width ini digit angka yang paling banyak adalah 40. 

4. Decimals

Fungsi decimals adalah untuk menentukan beberapa digit angka setelah koma yang diingkan. Mungkin masih bingung juga ya, begini digit angka berguna untuk aturan berapa digit 0 dibelakang angka numeric yang kita pilih. Misalnya, jika numeriknya 2 dan kita pilih di kolom width 2 maka angka numerik kita adalah 2, 00.

5.  Label

Fungsi daripada label adalah untuk memberikan penjelasan variabel. Label juga dapat diartikan sebagai kata kata untuk menjelaskan variabel. 

Contohnya, jika dalam kolom name kita membuat kode “Q1perspektif” maka di kolom label kita jelaskan “Q1perspektif” apa dan jelaskan. Nanti saat analisis data label ini juga berguna untuk memberikan penjelasan terhadap data yang kita analisis

6. Value

Value merupakan pengkodean untuk memberikan deskripsi terhadap variabel lebih jauh. Vaule ini bisa juga disebut sebagai nilai dari suatu data yang bertipe angka. Jika jenis data yang dimiliki adalah angka atau sebut saja numeric maka perlu pegkodean.Jika kita klik Value maka muncul lembar kerja seperti di bawah ini, misalnya dalam satu kasus kita memiliki pertanyaan “Apakah bapak/ibu setuju SPSS mudah digunakan? 1. Ya, 2. Tidak. Dari jenis pertanyaan ini adalah numerik, maka dalam kolom value di bawah kita ketik 1 dan label kita ketik Ya dan selanjutnya. 

7. Missing

Kolom missing bermanfaat jika dalam penelitian kita masih ada jawaban dari responden yang belum terjawab. Maka perlu memberikan missing value dalam entry data.

8. Columns

Fungsi daripada columns adalah untuk menentukan lebar kolom yang kita ingginkan saat melihat data view. Default dalam collumns ini adalah 8 dan bisa menambah sesuai keinginan peneliti.  

9. Align

Fungsi daripada align dalam variable view kolom align adalah untuk menentukan teks kiri, tengah, atau kanan data yang kita entri. Contohnya, jika kita memilih teks rata kiri maka di data view data yang kita entri akan teks rata kiri. 

10. Measure

Fungsi daripada kolom measure adalah untuk menentukan jenis data yang akan digunakan apakah berbentuk scale, ordinal, atau nominal. Untuk memberikan jenis data yang kita miliki tentu harus belajar terlebih dahulu jenis – jenis data kuantitatif. Jika salah dalam penentuan jenis data maka akan salah juga data yang akan kita entri. 

11. Role

Dalam penelitian tentu kita memiliki variabel dan tujuan variabel tersebut. Untuk kolom role, maka kita perlu menentukan peran variabel input, target, keduanya, none, partisi atau split.

Ke sebelah kolom variabel view wajib diketahui sebelum entri data penelitian. Teman – teman wajib tahu juga sebelum melangkah ke entri data harus paham juga variabel penelitian, jenis, dan yang berhubungan dengan metode penelitian kuantitatif.  Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kita. Jika belm mengerti silahkan perbanyak membaca dan rasa ingin tahunya. 






Tags :

bm

bonarsitumorang

Pengajar Muda

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Bonar Situmorang
  • ????????????
  • Kec.Cilandak,Kota Jakarta Selatan
  • bonarsos@gmail.com
  • +62853-7028-9213