Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, Agustus 24, 2019

Minggu Pertama sebagai Pengajar Muda 18 Hulu Sungai Selatan


Setiap orang bisa berbeda – beda untuk merekam sebuah pengalaman. Berbeda tersebut lebih kepada cara dan strategi untuk tujuan ke depan pengalaman itu bisa dikenang. Ulun (aku, Bahasa Banjar) lebih memilih merekam situasi tersebut melalui sebuah tulisan. Ceritaku akan dimulai dari minggu pertama. Pengalaman pertama ini menjadi modal karena di sanalah bukti sebuah penasaran.

Sabtu, 10 Agustus 2019, pagi jam 05.40 WIB penerbangan GA530 dari Jakarta (Soekarno – Hatta) menuju Banjarmasin (Syamsudin Noor). Menjadi hari pertamaku menjadi seorang Pengajar Muda Indonesia Mengajar. Boarding Time penerbangan itu pukul 05.10 WIB. Kuangkat tas carrier ukuran 40 liter, melangkah ke pintu 16. Mendekati pintu 16, masih sangat segar dibenakku bahwa perpisahan dengan teman yang satu visi itu menyakitkan. Walaupun kami hanya dipisahkan visi itu sendiri. Tetap kulangkahkan kakiku ke sebuah pintu memasuki pesawat, kembali lagi aku teringat kepada orang – orang yang berpengaruh dalam kehidupanku. Orangtua, saudara – saudaraku, dan teman – temanku. Bagiku ini tidak mudah, karena akan ada sebanyak 12 purnama berpisah dengan mereka.
 
Namun, keputusan ke sini bukanlah keputusan yang baru. Ini sudah menjadi pilihan dari berapa tahun lalu. Sambil berjalan dan berpikir,  sampailah aku ke seat 28H pesawat. Kucoba memastikan lagi tempat dudukku dan membuka kabin memasukkan tas carrierku. Setelah duduk dan membereskan semua barang bawaan, aku berdoa “Tuhan jadilah kehendak-Mu”.

Akhirnya setelah penerbangan tersebut sampai ke Bandara Sayamsudin Noor, Banjarmasin. Sadarku, ternyata di Banjarmasin sudah menggunakan WITA (Waktu Indonesia Tengah). Sambil menanti barang bagasi, aku sadar bahwa sekarang jiwa dan ragaku sudah di Kalimantan Selatan. Di pintu keluar bandara saya sudah ditunggu oleh Bapak Nordiansyah (Kepala Dinas Pendidikan Hulu Sungai Selatan), ada Ucid, Syihab, dan Inha (Penggerak Pendidikan Hulu Sungai Selatan). Mereka menyambut kami dengan penuh kegirangan. Bahagia dan penuh semangat yang menjadi suasana hati saat itu. bagaimana tidak? Aku dan teman – teman yang lainnya langsung disambut di bandara dengan tangan terbuka dan lewat sebuah tulisan “Selamat datang Pengajar Muda 18” dengan hastag “Aks18aik”.  Yang tidak bisa dilupakan adalah kita dikalungkan oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Hulu Sungai Selatan dengan kain Sasirangan.

Lanjut, kami melanjutkan petualangan dari Banjarmasin menuju Kandangan (Ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan). Eitss, tunggu dulu! Sebelum kita semua ke Kandangan, kita menikmati kota ikon bekantan. Kalian sudah tahu, apa itu bekantan? Kalau belum silahkan dicari dulu ya!
Selanjutnya, Kami menikmati masakan khas di Kota Banjarmasin termasuk ikan Patin ala Banjar, belajar kosa kata Bahasa Banjar, naik klotok di Kota Seribu Sungai. Kami juga singgah di Masjid Raya Banjarmasin, taman Siring Kota Banjarmasin.  

Lalu kami semua berangkat ke Kandangan sebagai Ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Perjalan 3 jam ini kami bercerita banyak tentang Hulu Sungai Selatan. Sampai di Kandangan kita semua isterahat. Kisah selanjutnya ada dalam foto ini. 
Inilah teman - teman seperjuanganku satu tahun ke depan. Mereka aku sebut bidadari HSS. Karena mereka memang layak dan pantas mendapatkan gelar itu. Kenalan dulu (dari kiri ke kanan). 1. Namanya Ananda Widya Purnama, Jurusan  Teknik Mesin dari Universitas Muhamadiyah Malang, 2. Arofatuz Zulfa Zakiyyah, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, dari Institut Teknologi Sepuluh November, 3. Namanya Nur Mupriyus Niawatin, Jurusan Gizi Kesehatan dari Universitas Gadjah Mada, 4. Bonar Situmorang, Jurusan Sosiologi, Universitas Sumatera Utara, 5. Rahamanisa, Jurusan Bimbingan Konseling, dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 6. Afrida Ida Utama, Jurusan Ilmu Kelautan, dari Universitas Syiah Kuala, 6. Lipur Amaliyatul Khasanah Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, dari Universitas Pendidikan Indonesia. Kalau ada yang penasaran, mengapa saya menjadi laki - laki tertampan di sini? Tanya kepada rumput yang bergoyang.

 
Foto Bersama
Silaturahmi ke Polres HSS


Foto bersama dalam penyambutan Pengajar Muda 




Silaturahmi dengan Penggerak Pendidikan HSS




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot