"A journey of a thousand miles begins with a single step." by Chinese Proverb

"Walking with a friend in the dark is better than walking alone in the light." by H. Keller

“As you older, you will discover that you have two hands, one for helping yourself, and other for helping others.” by A. Hepburn

ArtikelSaya

November 29, 2020

Belajar dari Konflik Masa Lalu untuk Kerukunan Masa Kini

Belajar dari Konflik Masa Lalu untuk Kerukunan Masa Kini

Tiap coretan dalam tulisan ini adalah kondisi yang terhubung oleh garis-garis kehidupan manusia yang dinamis, sejumlah hal yang tak dapat diukur, hanya dapat dilihat dan dirasakan. Peristiwa ini terjadi di tempat yang jauh dan dekat, ada di pusat atau di periferi, ada di daerah pegunungan dan bahkan tepi lautan. Banyak benda mati yang menjadi saksi. Karena justru benda inilah menjadi saksi untuk tetap mengatakan bahwa “kerukunan” itu masih ada.

Sebelum menulis ini, saya teringat kepada beberapa kasus konflik besar di Indonesia. Potret retak nusantara ini bisa dilihat dari beberapa konflik yang tidak hanya merusak lingkungan sekitar, harta benda tapi juga menghancurkan sudut-sudut kemanusiaan. Konflik ini biasanya terjadi adanya perbedaan karakteristik manusia sebagai makhluk hidup. Perbedaan itu adalah status sosial yang sudah melekat sejak lahir. Sebut saja namanya si SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

Potret retak nusantara ini dapat dikenang melalui sejumlah kasus konflik di Indonesia. Dimulai dari konstruksi konflik Aceh, konflik separatis di Papua, konflik di Maluku, dan konflik antar suku di Kalimantan. Sejumlah besar konflik ini diawali dari perbedaan diferensiasi sosial, terkhusus suku, agam, dan yang tak bisa dipisahkan dari politik. Ini akan menjadi cerita pahit bangsa Indonesia. Ribuan orang sudah menjadi korban dari konflik ini. Cerita perdamaian dari setiap kejadian ini sangat panjang.

Belajar dari Konflik Masa Lalu

Sewaktu penulis masih belajar Sosiologi di Universitas Sumatera Utara, tema besar tentang si SARA ini dipelajari dalam mata kuliah Hubungan Antar Kelompok (HAK). Penulis juga tidak terlalu menguasai matakuliah ini, hanya dapat nilai B saja.  Hal yang paling saya ingat dalam matakuliah ini adalah bagaimana Hubungan Antar Kelompok diwakilkan dengan kata-kata yang cukup sering kita dengar. Kata-kata itu adalah; plural, majemuk, beragam, heterogen, dan lain sebagainya. Dari kata-kata ini kemudian bisa diturunkan ke dalam beberapa perbedaan secara diferensiasi. Yaitu, suku, agama, ras, dan antargolongan. Kemajemukan ini merupakan ciri khas negara Indonesia.

Dari kemajemukan ini kemudian muncullah integrasi. Pengertian integrasi  adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan, sosial, ras , etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilai dan norma. Sudah saatnya untuk menyesuaikan diri terhadap unsur-unsur perbedaan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Memilih untuk menciptakan kondisi kerukunan. Kerukunan seperti apa? Silahkan memilih dari 13 konsep kerukunan ini; integration, equibilirium, stability, the absence of conflict, tolerance, solidarity, comformity, peace, cohesion, compromise, harmony, solidity, dan sinergy. 

Integrasi memiliki konsep-konsep, bila integrasi gagal maka boleh dikatakan eksistensi masyarakat Indonesia akan hilang. Apalagi masyarakat Indonesia yang majemuk ini yang rawan terhadap disintegrasi. Secara populer orang mengatakan bahwa dalam masyarakat kita yang majemuk ini membutuhkan “kerukunan.”

Kerukunan merupakan suatu kata yang sejuk, romantis dan didambakan, tetapi bila kita melihatnya dalam kerangka konsep Sosiologis, ternyata kerukunan bukanlah suatu konsep yang sederhana. Kondisi kerukunan seperti apakah yang kita maksudkan? Berikut adalah defenisi beberapa konsep yang bernuansa kerukunan, yaitu:

 

  • Integration: keutuhan atau persatuan (proses menjadi satu). Kondisi ini memang bisa menghasilkan kerukunan, tetapi konsep ini lebih sering menekankan pada “keutuhannya” daripada “kerukunannya.” Karena itu harus dibedakan antara integrasi nasional (bersatunya pulau-pulau nusantara ke dalam satu negara bangsa Indonesia) dengan integrasi  (adanya interaksi  yang intensif dan kolaboratif antar warga masyarakat dari berbagai golongan yang berbedaan). Pengertian pertama lebih menekankan pada motivasi politis (kekuasaan) dan sering menjurus pada cara yang koersif, yang kedua lebih bersifat sosiologis yang adanya kesepakatan nilai dan fungsional yang setara. Jadi, secara sosiologis kita perlu mengusahakan integrasi  yang baik. Dalam kondisi itulah integrasi nasional (secara politis) bisa diperjuangkan dan dipertahankan. Bila pemerintah terlalu sibuk mencari “integrasi nasional” tetapi kondisi integrasi  antar golongan terabaikan, kondisi ini tidak akan sehat dan tidak bisa bertahan lama.
  • Equibiliriumkeadaan yang seimbang dan tidak terjadi kesenjangan yang menimbulkan gejolak. Tetapi konsep ini juga bisa bernuansa pasif. Artinya masyarakat seolah-olah tidak dinamis, anggota masyarakat tidak aktif bahkan tidak saling membantu. Kondisi equibilirium bisa juga berarti juga stalemate, yaitu keadaan ketika semua kelompok tidak saling menyerang. Hal ini bukan karena mereka rukun melainkan sama-sama kuat sehingga tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
  • Stabilitykeadaan yang tenang, mantap dan mapan hampir tidak ada konflik yang mengguncang. Tetapi ini belum tentu menandakan adanya kepuasan semua pihak belum tentu ada kerukunan, bahkan mungkin laten conflict atau anomosity (rasa tidak senang antarkelompok). Stability sering bernuansa negatif, dalam arti tidak dinamis mempertahankan status-quo. Dalam suatu masyarakat yang stabil biasanya ada  kelompok penguasa yang amat kuat dan memaksakan stabilitas tersebut, seperti Indonesia pada Orde Baru.
  • The absence of conflictkeadaan nyaris tanpa konflik, tetapi ini biasanya terjadi karena ada kekuatan yang dapat menekan kelompok-kelompok agar tidak berkonflik. Keadaan ini sering bersifat semu dan realistik karena konflik merupakan gejala yang melekat pada semua masyarakat. Konflik bahkan memiliki fungsi penting untuk mengoreksi kondisi yang ada. Kondisi tanpa konflik ini bisa berbahaya karena masyarakat tidak memiliki lembaga penyalur ketidakpuasan. Keadaan ini sering berakhir dengan konflik yang eksplosif.
  • Tolerancesikap menahan diri, bisa menerima keadaan, tidak menyerang kelompok lain. Hal ini memang bisa menghasilkan kerukunan, tetapi sangat bersifat dangkal dan “minimalis”. Bila yang dipentingkan adalah kemampuan semua pihak menahan diri, maka rasa tidak senang antar budaya (cultural animosity) atau konflik yang tersembunyi (hidden conflict) dan rasa segan untuk bekerja sama bisa saja masih tetap saja. Kerukunan terjadi tidak akan berkembang menjadi lebih kuat.
  • Solidarity (kesetiakawanan): kondisi yang lebih positif daripada toleransi. Hal ini menunjukkan adanya sikap atau mau menolong dan bersatu, ada kerukunan, tetapi masih ditandai oleh kesenjangan (ketidaksetaraan) dan eksploitasi secara tersembunyi masih bisa terjadi. Contohnya, pada masa Orde Baru tatkala sering terjadi kesenjangan yang mencolok antar golongan, lalu pemerintah mencanangkan “Hari Kesetiakawanan  Nasional.” Dengan mengerahkan golongan yang kuat untuk memberi santunan kepada yang lemah, tetapi struktur yang tidak adil masih tetap saja dipertahankan. Motivasi politisnya adalah untuk mencegah konflik .
  • Conformitykepatuhan warga negara sehingga dapat menimbulkan suasana rukun. Tetapi kondisi ini bernuansa pasif, tidak aktif, tidak kritis, bahkan bisa berbahaya bila semua orang mematuhi segala keputusan penguasa tanpa syarat. Konformitas yang terlalu kuat pada nilai dan norma yang ada bisa menghambat inovasi.
  • Peace: kondisi tidak berkelahi atau berperang, bisa bernuansa rukun tetapi juga bernuansa pasif (tidak saling menyerang, tetapi mungkin tidak saling menyayangi atau kerja sama). Suatu kedamaian masih harus diisi lagi dengan tindakan yang lebih proaktif. Orang sering mengaitkan kedamaian dengan keadilan, orang tidak akan mau berdamai bila belum mendapat keadilan, kecuali dipaksa. Bagi masyarakat kelas atas yang telah menikmati segala-galanya perdamaian adalah kondisi yang paling didambakan, tetapi bagi golongan miskin dan tertindas yang masih harus memperjuangkan kehidupannya terutama melawan ketidakadilan, kata perdamaian sama dengan menerima keadaan.
  • Cohesionkondisi kesatuan yang sangat kuat ada kerja sama atau kekompakan, tetapi ada nuansa fanatik kelompok. Misalnya, Jepang pada masa Perang Dunia II. Dalam masyarakat modern yang kompleks dan heterogen, konsep ini tampaknya kurang realistik bila bersifat terlalu eksklusif.
  • Compromisekeadaan saling memberi konsensi (mengalah) untuk menghindari terjadinya konflik. Pada prinsipnya pendekatan ini tidak bersifat progresif (maju) tetapi lebih bersifat mundur selangkah. (1=1/2 + ½) dengan kata lain setiap kelompok rela memperoleh setengah. Keadaan ini bisa berbahaya jika yang dikorbankan adalah hal-hal yang merupakan prinsip (cita-cita) dasar.
  • Harmonyhampir mirip dengan equibilirium, seimbang, kondisi yang memperlihatkan adanya perbedaan tetapi memiliki nuansa serasi, atau kecocokan dan saling mengisi. Ini dapat dikatakan sebagai kondisi  ideal.
  • Soliditykonsep ini jarang dipakai, sebenarnya ini menunjukkan kualitas kekenyalan atau kerukunan yang memiliki daya tahan dan daya tangkal serta tidak mudah digoyang atau diprovokasi pihak luar.
  • Sinergybila kompromi adalah masing-masing pihak yang mengorbankan apa yang ada demi mencapai kesepakatan, maka sinergi adalah bersepakat serta bersatu dalam perbedaan. Dalam konsep sinergi, semua pihak yang berlawan menggabungkan kekuatan masing-masing untuk menghasilkan kekuatan yang berlipat ganda (1+1 yang bukan hanya menjadi 2 tetapi bisa menjadi 3, 4, bahkan lebih). Sinergi tidak bersifat  “menang-kalah” atau zero sum game (bila satu pihak untung, pihak lain pasti rugi) tetapi lebih bersifat win-win solution. Ini memang tidak mudah, tetapi bukan tidak mungkin. Yang penting adalah kreativitas untuk mengubah pertentangan menjadi kerja sama yang produktif. Konsep ini cukup ideal, tetapi untuk diterapkan bagi masyarakat Indonesia masih memerlukan suatu perubahan paradigma berpikir. 

Tiga belas konsep kerukunan di atas sekaligus bisa menjadi pilihan demi terwujudnya kerukunan. Konsep tersebut memberikan ciri yang berbeda dalam menjelaskan kerukunan, secara ringkas dapat dirangkum untuk kerukunan suatu keadaan tidak adanya konflik yang terjadi. Oleh karena itu, menjadi pelaku kerukunan lebih baik daripada pelaku konflik.

 

November 24, 2020

FOOD FOR THE HUNGRY JOB VACANCIES 2020 (Penempatan Medan dan Mentawai)

FOOD FOR THE HUNGRY JOB VACANCIES 2020 (Penempatan Medan dan Mentawai)

FOOD FOR THE HUNGRY JOB VACANCIES 2020

 


Yayasan Fondasi Hidup (FH Indonesia) is an independent non-governmental organization based in Medan, North Sumatera, and operates in North Sumatera Province, the Mentawai Islands, West Sumatera Province, and Palu, Centre of Sulawesi Province. FH Indonesia started working in Indonesia after the December 2004 tsunami killed 283,000 people. FH Indonesia worked with devastated communities to help them rebuild their lives and homes. In 2011, FH began a long-term development work, and currently, we are working to address all forms of human poverty, visible and invisible through livelihood, education, health, and disaster risk reduction sectors.

At FH Indonesia, we operate under a set of guiding principles we call “The Heartbeat.” This includes our Values, Vision, and Purpose, which serve as the explanation of who we are and how we work as an organization. Together we follow God’s call responding to human suffering and graduating communities from extreme poverty.

We are currently seeking to fill the following position:

·       Accountant – Medan – (ACC)

·       Field Support Officer – Mentawai – (FSO)

·       Field Communication Administration – Mentawai – (FCA)

·       Community Engagement Facilitator – Mentawai – (CEF)

Qualifications:

To perform this job successfully, an individual must be able to perform each essential duty/function satisfactorily. The requirements listed below are representative of the knowledge, skill, and/or ability required. Reasonable accommodations may be made to enable individuals with disabilities to perform the essential functions.

·       Vibrant personal and commitment to serving the poor and in full agreement with FH foundation and beliefs as expressed in The Heartbeat: our Values, Vision, and Purpose;

·       Excellent people skills including warmth and sensitivity, conversational, able to relate to and effectively communicate with people from different cultures (at various levels within the organization) comfortable and persuasive when speaking before both large and small groups;

·       High integrity and a strong sense of professional ethics;

·       Able to self-manage a diverse and dynamic set of responsibilities, proactively solve problems and/or suggest viable solutions while advancing goals and objectives;

·       Demonstrated computer operating skills, including proficiency in Microsoft Office products, Google platform, and virtual technologies such as Skype and/or GoToMeeting, and GoToWebinar;

·       Excellent organizational skills; ability to plan and coordinate work, ensure the efficient flow of projects and processes;

·       Strong interpersonal skills with the ability to listen and extract information;

·       Comfortable and persuasive when speaking before large and small groups including facilitating formal and informal, individual and collective discussions;

·       Ability to interact positively with all walks of life and across social and cultural boundaries;

·       Demonstrate high commitment and responsibility to complete tasks efficiently, precisely, and on time;

·       Ability to design and deliver assessment, focus group discussion, survey, and various training;

·       Ability to learn quickly, self-starter, continually improve, and solve problem;

·       Ability to report project activities in statistics and narratives.

·       Ability to read, analyze, and interpret technical documents and training manual, or government regulations.

·       Ability to write reports, business correspondence, and procedure manuals.

·       Ability to effectively present information and respond to questions from the program team, a group of managers, government officials, community leaders, and the general communities.

·       High integrity and a strong sense of professional ethics.

Education and Experience:

·       Bachelor’s degree (B. A.) from four-year college or university in the accountant, education, health, community development, social studies, and English.

·       Must have five years of related experience; or equivalent combination of education and experience (please provide the evidence).

Accountabilities:

·       Studies, understands, and applies the Foundations of FH;

·       Effectively and efficiently manages all resources entrusted for work purposes;

·       Maintains an attitude and behavior in accordance with FH values and principles;

·       Complies to all policies of FH.

Language:

·       Should be Proficiency in spoken and written English

Please submit your application letter at the latest on November,30th 2020 addressing the above qualifications and experience with your CV, 3 references, salary expectation, certificate to: recruitment-ina@fh.org.

 

Email Subject: (Candidate Name_Job Code), i.e. JAMES_EO

Supporting Documents: (Candidate Name_Job Code_Supporting documents), i.e. JAMES_EO CV

Format should be in PDF, DOC, JPEG only – please do not ZIP/RAR it. Please send it within the same email.

 

November 06, 2020

OPEN REKRUTMEN ENUMERATOR IRK Pematang Siantar

OPEN REKRUTMEN ENUMERATOR IRK Pematang Siantar

Indo Riset konsultan (IRK) adalah sebuah lembaga riset dan konsultan independet yang didirikan sejak tahun 2016 di Jakarta. Saat ini, IRK sedang melakukan kegiatan survey persepsi sosial kemasyarakatan terhadap kinerja pemerintah di kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Untuk melaksanakan survey ini, IRK membutuhkan 42 orang enumerator tangguh yang bersedia menjadi bagian dalam survey ini. Survey akan dilaksanakan pada tanggal 10-15 November 2020.

Kriteria enumerator dalam survey ini adalah sebagai berikut:
  • Mahasiswa (minimal semester 4) atau fresh graduate. 
  • Diuatamakan memiliki pengelaman sebagai surveyor/enumaretor 
  • Wajib mengikuti training survei dan akan dicoret bila tidak hadir 
  • Mampu bekerja sesuai deadline dan di bawah pengawasan supervisor 
  • Tidak boleh mengundurkan diri atau melimpahkan tugas survei ke orang lain 
  • Bersedia mengembalikan uang yang telah diterima bila terbukti melakukan kecurangan 
  • Diutamakan memiliki kendaraan untuk memudahkan transportasi 
  • Memiliki HP android 
  • Diuatamakan berasal atau berdomisili di Pematang Siantar 
Jika anda memenuhi kriteria, silahkan mengisi form ini (https://tinyurl.com/scjpd94). Anda akan dihubungi oleh supeervisor jika dinilai memenuhi persyartan untuk pelaksanaan survey ini.

Pendaftaran paling lambat hari Minggu, 8 Nov 2020 jam 13.00 WIB

November 05, 2020

LOWONGAN KERJA CDO  PT Pertamina

LOWONGAN KERJA CDO PT Pertamina


Dibutuhkan 1 orang CDO di PT Pertamina RU VI Balongan 



1. Lulusan S1 Ilmu Sosial
2. Diutamakan Memiliki pengalaman sebagai Community Development Office (CDO)
3. Memiliki pengalaman dalam Social Mapping/Monev/Studi Sosial lainnya yang berkaitan dengan  CSR
4. Berpengalaman dalam penyusunan Dokumen Hijau PROPER sampai tingkat emas
5. Mampu bekerja dalam tim
6. Mampu bekerja dalam tekanan
7. Mampu dan mudah untuk bersosialisasi dengan masyarakat dan stakeholder terkait
8. Bersedia masuk bulan Akhir November 2020

Silahkan kirim CV dan Surat Lamaran ke
sri.sulastriyana@pertamina.com maks 12 November 2020.
LOWONGAN KERJA CDO  PT. Pertamina

LOWONGAN KERJA CDO PT. Pertamina

Dibutuhkan CDO (1 orang) di PT Pertamina (persero) Refinery Unit IV Cilacap

  1. Lulusan S1 Ilmu Sosial (Diutamakan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan)
  2. Memiliki pengalaman sebagai CDO diutamakan
  3. Memiliki pengalaman dalam social mapping dan monev dan studi sosial lainnya berkaitan tentang CSR
  4. Berpengalaman dalam penyusunan dan/atau penilaian dokumen hijau proper (aspek comdev & tanggap kebencanaan)
  5. Mampu bekerja dalam tim
  6. Mampu bekerja dalam tekanan
  7. Mampu dan mudah untuk bersosialisasi dengan masyarakat dan stakeholder terkait
  8. Bersedia masuk pada akhir November 2020

Silahkan kirim CV dan Surat Lamaran ke vanny.apdila@gmail.com
sebelum tanggal 15 November 2020
RAINING OPERATION ASISSTANT MANAGER: TEKNO SAINS

RAINING OPERATION ASISSTANT MANAGER: TEKNO SAINS

 

TRAINING OPERATION ASISSTANT MANAGER: TEKNO SAINS

 


Kualifikasi

  • Pendidikan Minimal S1
  • Jurusan Manajemen (SDM)
  • Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
  • Jurusan Psikologi

Upload CV dan portofolio di

itsteknosains.co.id/were-hiring

Batas pengiriman 6 November 2020

 Open Recruitment PT. Dharma Nilaitama

Open Recruitment PT. Dharma Nilaitama

 Open Recruitment



PT. Dharma Nilaitama (in association with WK Webster) membuka kesempatan untuk bergabung sebagai:


Marine Surveyor and Adjuster


Kualifikasi: Sarjana S1 Jurusan Teknik Perkapalan / Sistem Perkapalan . 


Kirimkan CV dan dokumen pendukung via email ke info@dnt.co.id

Oktober 27, 2020

Sembilan Divisi Lowongan di Nutrifood

Sembilan Divisi Lowongan di Nutrifood

[FullTime] STRATEGIC MARKETING (SM)

Tugas Utama: Menyusun, memantau dan mengembangkan strategi brand

·       Minimal S1, atau mahasiswa tahun ke-4 atau semester akhir dari berbagai jurusan, dengan IPK min 3.00

·       Memiliki kemampuan berpikir strategis, kritis dan inovatif 

 


[FullTime] AREA MARKETING (MP)

Tugas Utama: Membangun brand awareness di area

·       Minimal S1, atau mahasiswa tahun ke-4 atau semester akhir dari berbagai jurusan, dengan IPK min 3.00

·       Melek digital, memiliki jiwa kepemimpinan dan jaringan yang luas

·       Memiliki SIM A & SIM C

·       Bersedia ditempatkan di mana saja di Indonesia

 

[FullTime] DISTRIBUTION DEVELOPMENT (DD)

Tugas Utama: Membangun & membina saluran distribusi produk yang efektif di area

·       Minimal S1, atau mahasiswa tahun ke-4 atau semester akhir dari berbagai jurusan, dengan IPK min 3.00  

·       Melek digital, memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan negosiasi dan senang membangun relasi  

·       Memiliki SIM A & SIM C  

·       Bersedia ditempatkan di mana saja di Indonesia 

 

 

[FullTime] Finance Accounting Executive

·       Mahasiswa tingkat akhir/S1 Jurusan Akuntansi, Management Keuangan min IPK 3.25

·       Memiliki systematic thinking yang baik

·       Teliti dan berorientasi pada detail

·       Memiliki pengalaman dalam accounting/tax/finance akan menjadi poin lebih

 

[FullTime] Operator Produksi

·       Minimal SMK 4 tahun atau 3 tahun (sudah pengalaman), dengan jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Mekatronika

·       Mampu bekerja dengan cepat, disiplin dan teratur

·       Bersedia bekerja dengan shift

·       Bertanggungjawab untuk proses produksi (processing atau filling packing)

·       Memiliki pengalaman mengoperasikan mesin akan menjadi poin lebih

·       Bersedia ditempatkan di pabrik Ciawi/Cibitung

 

[FullTime] Production Supervisor

·       Minimal D3 Jurusan Food Technology/ Agrotechnology/Industrial Engineering

·       Mampu bekerja dengan cepat, disiplin dan teratur

·       Bersedia bekerja dengan shift

·       Bertanggungjawab untuk proses produksi

·       Bersedia ditempatkan di pabrik

 

[FullTime] Teknisi (Engineering)

·       Minimal D3 dengan jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Mekatronika

·       Mampu bekerja dengan cepat, disiplin dan teratur

·       Komunikatif dan mampu bekerja sama dengan baik

·       Bersedia bekerja dengan shift

·       Bersedia ditempatkan di pabrik Ciawi/Cibitung

 

[Internship] INFORMATION TECHNOLOGY / INFORMATION SYSTEM

·       Mahasiswa S1 jurusan Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Industri, dengan IPK min. 3.00

·       Tekun, teliti, sistematis, dan cekatan

·       Tertarik dalam project management dan familiar dengan deadline

·       Memiliki kemampuan analisa yang kuat, komunikasi, dan keahlian dalam membawakan presentasi

·       Memiliki pengalaman sebagai asisten Lab akan menjadi poin lebih

·       Bersedia magang minimal 4 bulan dan ditempatkan di kantor pusat (Jakarta)

 

DIGITAL INTERNSHIP SQUAD

·       Mahasiswa S1minimal semester 4 jurusan Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Industri/ Teknik Fisika/ Matematika/ Statistika, dengan IPK min. 3.00

·       Digital savvy

·       Tertarik dengan perkembangan teknologi dan digital

·       Memiliki kemampuan analisa yang kuat, komunikasi yang baik

·       Memiliki pengalaman dalam belajar SQL, Phython, R akan menjadi poin lebih

·       Bersedia magang minimal 4 bulan

 

Kamu bisa applly di https://www.nutrifood.co.id/vacancy/

Sukses ya!

Maps And Contact

Hubungi saya di

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Maps