Agustus 29, 2018

Fungsi Descriptive Statistics dalam SPSS



M
enu analisis yang ada dalam SPSS merupakan uji analisi yang digunakan oleh peneliti. Tool yang dapat digunakan anadah descriptive statistic yang berfungsi untuk memberikan gambaran, hasil, dan analisis data yang dimiliki peneliti. Descriptive penelitian merupakan salah satu tool yang banyak digunakan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Menurut saya tool ini  selain digunakan untuk menganalisis data pendeskripsian. Dalam metode penelitian kuantitatif biasanya tool ini digunakan hanya untuk memberikan gambaran hasil penelitian, buka hubungan antara variabel. Tulisan ini akan mejelaskan setiap sub tool yang ada dalam descriptive statistic, antara lain:
Tool Analyze (Descrptive Statistic)

Frequencies yang di dalamnya terdapat menu statistic seperti percentil value yang meliputi quartile dan percentile, central tendency meliputi mean, median, mode dan sum, dispersion yang meliputi standart deviasion, variance, range, minimum, maximun, SE mean, dan distribution yang meliputi nilai sweakness dan kurtosis. Kemudian ada menu chart, menu format, menu bootstrap, dan tabel distribusi frekuensi.
           
Frequencies (frekuensi) adalah alat analisis untuk memberikan data dalam bentuk tabel dan jenis – jenis lain dalam penampilan data. Sebagai contoh seorang peneliti telah mendapatkan data penelitian: jenis kelamin (laki – laki/perempuan) dari 50 orang sampel penelitian. Namun peneliti ingin menampilkan data jumlah laki – laki dan jumlah perempuan. Maka secara langsung frekuensi bisa mengerjakan hal tersebut secara cepat dan tepat. Dengan menggunakan frekuensi maka peneliti akan tahu berapa jumlah laki – laki yang dia teliti dan berapa jumlah perempuan yang dia teliti. Hal ini bisa diperjelas lagi dengan menggunakan chart, bart chart, dan histogram. Perbedaan dapat dilihat dalam gambar di bawah ini. Ketiga model penampilan data ini dapat dilihat di bawah ini.
Contoh barchart
Contoh piechart


Contoh histogram

Descriptive berfungsi untuk menganalisi deskripsi data. Hampir mirip dengan menu frequencies, bedanya pada fungsi descriptive tidak menyertakan menu chart dan tabel distribusi frekuensi.

Explore berfungsi untuk mengeksplorasi analisis deskriptif data lebih rinci dibanding dengan fungsi frequencies maupun fungsi descriptive. Menu statistic yang dapat digunakan dalam menu ini adalah plots yang meliputi boxplots, descriptive steam – and – leaf diagram dan histogram) untuk uji normalitas. Secara singkat, uji normalitas digunakan melihat normal atau tidaknya distribusi data, dan spread vs level yang bisa dilihat melalui levene test untuk uji homogenitas. Selain itu, dalam menu explore dilengkapi juga fungsi option dan fungsi bootstrap.

Tools crosstabs merupakan salah satu tool dalam analyze untuk menganalisis desain penelitian berbentuk tabel kontingensi. Tabel Kontingensi merupakan tabel yang digunakan untuk mengukur hubungan (asosiasi) antara dua variabel kategorik di mana tabel tersebut merangkum frekuensi bersama dari observasi pada setiap kategori variabel. Dalam menu ini terdapat beberapa fungsi penting seperti exact, seperti analisis asymptotic only, monte carlo, dan  fungsi exact. Kemudian ada uji analisis lainnya yang dapat digunakan seperti uji chi-square berbentuk data nominat, terdapat fungsi untuk menentukan contigency coefficient, phi, and cramer’s V, lambda, dan uncertainty coefficient. Itu merupakan data uji – chisquare yang digunaan oleh peneliti dalam melihat hubungan variabel.

Selanjutnya dalam tool correlation berbentuk data ordinal terdapat fungsi untuk menentukan gamma, somers’d, kendall,s tau-b, kendall’s tau-c. Pada kelompok nominal by interval terdapat fungsi eta, kappa, risk, mcnemar, dan tes cocchran,s and mentel – henszel statistic. Di samping itu terdapat fungsi cells yang terdiri dari kelompok. Nah, dalam tool ini banyak menggunakan analisis, peneliti harus memahami terlebih dahulu metode penelitian yanng benar. Sehingga tidak asal – asalan dalam membuat analisis disetia Pvariabel.

Ratio statistic (rasio statistik) yang berfungsi untuk menganalisis perbandingan variabel satu dengan variabel yang lain dan out-nya akan menghasilkan ringkasan berupa rasio – rasio statistik.

P-P Plots (Probability – probability plot). Menu ini berfungsi untuk menguji beberapa kuat probabilitas penyebaran atau distribusi kumulatif dari sebuah variabel. Output dari P-P Plot berupa grafik menggambarkan distribusi yang menyebar di sekitar garis diagonal. Apabila distribusi data mengikuti garis diagonal, maka dapat diasumsikan bahwa data yang kita miliki bersdistribusi normal.

Q-Q Plots (Quantile – quantile plot) yang berfungsi untuk menguji seberapa kuat probabilitas penyebaran atau distribusi kumulatif dari sebuah variabel. Out put daripada Q-Q Plot ini adalah untuk melibatkan penyebaran data di sekitar garis horizontal. Apabila data tersebut mengikuti garis horizontal maka dapat diasumsikan bahwa data berdistribusi normal.

Tags :

bonarsitumorang

  • Bonar Situmorang
  • Medan
  • Jakarta Selatan
  • bonarsos@gmail.com
  • +62853-7028-9213