Mei 04, 2020

Maksimalkan Modal Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat


Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses pengembangan potensi dan kemampuan masyarakat sehingga menumbuhkan dan meningkatkan kapasitas untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi. Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui kegiatan belajar-mengajar dan usaha-usaha lain (misalnya membantu penyediaan fasilitas tertentu). Kegiatan belajar adalah usaha aktif seseorang yang bertujuan mengembangkan wawasan, pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang berdampak pada tumbuhnya  kemampuan bertindak cerdas memecahkan masalah.

Upaya pemberdayaan masyarakat merupakan tuntutan utama pembangunan sehubungan dengan salah satu indikator pembangunan berkaitan dengan teori sumber daya manusia yang memandang kualitas seseorang sebagai kunci utama pembangunan. Di dalam pemberdayaan terbagi peran sebagai fasilitator sebagai pendamping dan masyarakat sebagai pelaksana.


Keberadaan komunitas sangat penting dalam kegiatan pemberdayaan. Untuk memberdayakan masyarakat kita harus menempatkan masyarakat sebagai suatu entitas yang mandiri, memiliki keswadayaan, dan memiliki potensi untuk menumbuhkan kehidupan yang lebih baik. Entitas tersebut terangkum dalam defenisi sebuah modal sosial. Menurut Green dan Haines (2002) dalam Asset Building and Community  Development mendeskripsikan modal sosial ke dalam beberapa bentuk antara lain:

1. Modal Fisik
Modal fisik terdiri dari 2 kelompok utama yaitu bangunan (buildings) dan infrastruktur (infrastructures).
a      Bangunan terdiri dari rumah, pertokoan, perkantoran, gedung perniagaan, dll.   Infrastruktur terdiri dari jalan raya, jembatan, jalan kereta api, sarana pembuangan limbah,sarana air bersih, jaringan telepon, dan sebagainya.

2. Modal Finansial
Modal finansial adalah dukungan keuangan yang dimiliki suatu komoditas yang dapat digunakan untuk membiayai proses pembangunan komunitas tersebut.

3. Modal Lingkungan
Modal lingkungan dapat berupa potensi yang belum diolah dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dalam upaya pelestarian alam dan juga kenyamanan hidup. Modal lingkungan terdiri dari bumi, udara, laut, tumbuhan, binatang, dan sebagainya.

4. Modal Teknologi
Modal teknologi adalah sumber yang terkait dgn ketersediaan teknologi tepat guna yang bermanfaat untuk masyarakat dan bukan sekedar teknologi digital yang canggih, akan tetapi belum tentu bermanfaat bagi masyarakat tersebut.

5. Modal Manusia
Modal manusia adalah sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat menguasai teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, baik itu teknologi yang sederhana maupun teknologi yang canggih.

Dalam konteks pendidikan, konsep pemberdayaan sangat diperlukan untuk membentuk pribadi seorang siswa untuk siap terjun dalam masyarakat. Pemberdayaan dapat dilakukan dengan mengasah dan mengembangkan skill atau kemampuan siswa. Dalam hal ini, keberadaan guru dapat menjadi fasilitator yang bertugas mendampingi dan mengarahkan siswa yang merupakan pelaksana dalam kegiatan pemberdayaan. Proses pemberdayaan memerlukan pemanfaatan modal sosial oleh siswa. Adapun rekomendasi yang dapat dilakukan guru dalam pemberdayaan siswa meliputi bidang pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi antara lain:

1. Pendidikan
Diskusi merupakan salah satu alternatif kegiatan pendidikan yang dapat dilakukan guru pada siswa-siswi. Metode diskusi harus melibatkan siswa sebagai wujud partisipasi siswa terhadap kegiatan. Pemberian studi kasus sebagai topik pembahasan perlu diterapkan untuk mengasah kemampuan kritis siswa terhadap permasalahan yang telah ditetapkan.

2. Sosial
Para guru mengusulkan suatu ide terhadap siswa untuk melaksanakan event-event sosial seperti kegiatan bakti sosial. Siswa dapat berperan sebagai panitia pelaksana dan dinaungi guru-guru. Tujuannya adalah membangun kebersamaan dan meningkatkan kepedulian siswa dengan lingkungan sekitarnya.

3. Budaya
Talenta-talenta seperti kemampuan menari, menyanyi, berpuisi, dan sebagainya dapat diasah melalui pelatihan bakat. Pelatihan bakat merupakan kegiatan pemberdayaan yang berkaitan dengan dimensi budaya. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengembangkan skill atau kemampuan siswa.

4. Ekonomi
Kegiatan yang dapat dilakukan pada bidang ekonomi adalah pelatihan kreatifitas diri. Output kegiatan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa bahwa setiap karya tangan memiliki nilai jual sehingga membentuk jiwa kewirausahaan bagi siswa.


Tags :

bonarsitumorang

  • Bonar Situmorang
  • Medan
  • Jakarta Selatan
  • bonarsos@gmail.com
  • +62853-7028-9213