Oktober 02, 2020

Evaluasi Sebuah Program, Caranya?

Siapa yang tak pernah mendengar kata evaluasi? Pasti setiap orang pernah mendengar kata tersebut. Di sekolah, di kampus, di dunia kerja, bahkan di kehidupan sehari-hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, evaluasi artinya penilaiaan sehingga dapat mengetahui hasil tertentu.


Berangkat dari pengertian sederhana ini jika kita hubungan dengan sekolah berarti evaluasi erat kaitannya dengan nilai. Di kampus juga demikian. Namun terkadang evaluasi bisa juga digunakan di organisasi yang diikuti oleh mahasiswa. Bagaimana dengan dunia kerja? Tentu evaluasi sangat identik dengan setiap hasil program, pekerjaan, dan sejenisnya yang dilakukan oleh seseorang atau dalam tim.

Dalam sebuah kegiatan yang sudah terlaksana, pada biasanya pimpinan atau tim akan menyepakati sebuah rencana yang disebut dengan evaluasi. Ketika menjalankan peran dan tugas dalam sebuah institusi atau pekerjaan, setiap orang juga perlu diberikan evaluasi.

Ketika kamu diminta untuk memimpin sebuah rapat untuk mengevaluasi pekerjaan/program/kegiatan, apa saja yang perlu kamu persiapkan?

Dalam tulisan kali ini saya akan menjelaskan  dengan lima pertanyaan besar yang yang berhubungan dengan evaluasi.          

1.     Apa tujuan dari evaluasi?

Sebelum melakukan evaluasi dalam tim, tentukan terlebih dahulu apa tujuan dari kegiatan evaluasi tersebut. Minta kepada pimpinan apa saja yang menjadi tujuan daripada evaluasi. Ini sangat penting  dibahas karena akan mempengaruhi setiap rangkaian acara/proses evaluasi.

2.     Apa manfaat dari evaluasi?

Selain merumuskan tujuan besar. sekarang tentukan manfaat yang dapat diterima oleh lembaga atau masing-masing individu setelah evaluasi dilakukan. Tujuan sebagai garis besar sedangkan manfaat sebagi rincian yang ingin didapatkan langsung setelah evaluasi. Lakukan diskusi dan catat apa yang menjadi capaian dari kegiatan tersebut.

3.     Siapa yang perlu dilibatkan dalam evaluasi?

Ini penting mengingat evaluasi adalah ruang untuk penilaian terhadap kinerja sebuah tim. Jadi siapa yang menjadi peserta perlu dibicarakan dan ditentukan sebelumnya. Jangan sampai ruang diskusi tersebut dihadiri oleh orang-orang di luar program yang sudah dilakukan.

4.       Apa saja perbaikan yang harus dilakukan tim?

Nah ini penting, setelah melakukan kegiatan/program. Tanyakan dalam diskusi bersama hadirin apa sebenarnya yang sudah baik dan masih perlu ditingkatkan dalam program berikutnya. Di sinilah titik poin yang harus dijaga kualitas diskusi. Jangan lupa  untuk mencatat seluruh hal disampaikan oleh tim dalam titik ini. karena ini akan digunakan nanti untuk menindaklanjuti program lebih baik berikutnya.

5.     Apa sumber daya yang diperlukan untuk program berikutnya?

Pertanyaan ini merupakan lanjutan dari pertanyaan ke empat. Ketika sudah mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dalam program berikutnya. Kembali diskusikan apa saja sumber daya yang perlu ditingkat dalam program berikut. Tentu ini berasal dari pengalaman atas ketersediaan sumber daya pada saat program dilakukan.


Lima pertanyaan di atas sudah cukup mewakili apa saja hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan evaluasi terhadap program/kegiatan. Pelru diingat evaluasi bukan tujuanya menjerumuskan orang yang memiliki peran yang kurang atau belum maksimal. Tentukanlah gaya bahasa yang dapat membangun kebersamaan dalam tim untuk meningkatkan kemampuan tim, bukan perorangan. Berlatih memimpin sebuah diskusi adalah salah satu tips yang paling manjur digunakan untuk dapat mengevaluasi sebuah prgram.


Tags :

bonarsitumorang

  • Bonar Situmorang
  • Medan
  • Jakarta Selatan
  • bonarsos@gmail.com
  • +62853-7028-9213