Juli 23, 2018

Pendidikan

Pendidikan

  • Sarjanaku Karena Orang-orang Hebat

Sejak kecil aku menyakini satu hal bahwa pendidikan itu penting dan menjadi modal dasar bagi manusia untuk mengubah dirinya sendiri, keluarga, dan bahkan ke dunia luar. 

Momen Wisuda

Puji Tuhan pada tahun 2013 saya berkesempatan memasuki pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tepat pada bulan Juli 2013 saya lulus  ke Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Jurusan Sosiologi. Di bawah ini ada beberapa momen keseruan saat masih menjadi mahasiswa. 

Foto Setelah Selesai Sidang
Sejak semester pertama saya mencoba menyelami dunia akademik universitas, karena merasa banyak hal baru yang saya termui di dunia kampus. Banyak pengalaman yang didapatkan sejak belajar di Universitas Sumatera Utara. Terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, pengalaman organisasi, dan paling utama adalah menjaga cita - cita walau banyak tantangan kuliah.

Semester demi semester terlewati dengan penuh hikmat akhirnya moment menyusun skripsi menjadi pengalaman baru untuk mendapatkan gelar sarjana. Tak lupa kesempatan luar biasa mendapatkan beasiswa, mengikuti lomba ke luar daerah, mengikuti berbagai kegiatan pengabdian dan penelitian ke luar daerah, dan menjadi mahasiswa berprestasi tahun 2017 dari FISIP USU, menjadikanku semakin yakin pendidikan itu penting. Tepat pada 21 Agustus 2017 saya tercatat sebagai alumni dari Sosiologi Universitas Sumatera Utara. Ucapan syukur kepada Tuhan yang selalu menjadi kompasku selama kuliah. Ucapan banyak terima kasih kepada dosen, teman-teman seperjuangan saat kuliah. Terutama Ayah dan Ibuku, keluargaku yang selalu memberikan yang terbaik buatku. Walau ayah tidak sempat menungguku wisuda, aku yakin dia akan bangga melihat anaknya sekarang sudah tumbuh dewasa. 

Orangtuaku yang selalu kuhormati dan sayangi

  • SMA, Mulai Mengenal Diri

Saya menyelesaikan Sekolah Menengah Atas dari SMAN 1 Parlilitan, di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Momen paling berharga saat sekolah di sini ketika bisa menjadi Ketua OSIS tahun 2011. Dari sini aku mulai belajar mengelola diri, belajar tentang kepemimpinan. Salah satu momen berharga lainnya saat aku bisa menjadi Juara 1 Olimpiade Sains-Ekonomi di tingkat SMA/SMK Se-Kabupaten Humbang Hasundutan. 

  • SMP, Melawan Lupa

Aku sekolah di SMPN 4 Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Sekolah ini berada di kampung halamanku sendiri, Desa Sionom Hudon Tonga. Desa ini membuatku tumbuh, besar, dan mulai sedikit tertarik dengan kata belajar. Masa SMP yang paling seru menurutku adalah ketika kita merasa tampil beda. Pakai celana biru dan baju putih, seakan kebanggaan sendiri sudah bebas dari baju putih-merah waktu SD. hehehe. Masa SMP aku bersyukur, bisa juga mendapatkan beasiswa dari Dinas Pendidikan Kabupaten, ketika masih kelas VII. Pernah juga ikut OSN tingkat kabupaten, tapi belum berhasil. Banyak momen kebersamaan dengan teman-tema ketika masih SMP, salah satu momen itu ketika berlari saat terlambat di tangga menuju ke sekolah. 


Tangga Sekolah SMP Negeri 4 Parilitan

Pun sudah 11 tahun berlalu, aku masih ingat dengan nama teman-temanku satu kelas:

1.     ARMATIUS BARASA
2.     BONAR SITUMORANG
3.     DANIEL SIHOTANG
4.     DONI BARASA
5.     EFRINTA TUMANGGOR
6.     ELFRIDA SINAGA
7.     ERMIKA TUMANGGOR
8.     ESTER BOINYATA HASUGIAN
9.     FLORENSIA TUMANGGOR
10.   HASIHOLAN SIHOTANG
11.   HELENA TUMANGGOR
12.   HENDRI FORT TUMANGGOR
13.   HERIANI BARASA
14.   HERLIN BARUTU
15.   HERLINDA TUMANGGOR
16.   HILDE BARUTU
17.   HOTMARGANDA TUMANGGOR
18.   LASTON HERMANTO NAHAMPUN
19.   LINDA HASUGIAN
20.   MAROLOP BARASA
21.   MASNIDA
22.   MIRAWATI BARASA
23.   NAWI FLORA TUMANGGOR
24.   NERITA TUMANGGOR
25.   PIRMA TUMANGGOR
26.   POSMA BARUTU
27.   RANDI NAINGGOLAN
28.   RANSI BARUTU
29.   RIAMIN NAINGGOLAN
30.   RIWAN TUMANGGOR
31.   ROMAULI TUMANGGOR
32.   SARTINI NAINGGOLAN
33.   SUGITO TUMANGGOR
34.   TRIKO SITUMORANG

  • SD, apa ya?

Aku pertama kali menjadi seorang siswa di SDN Hutagalung 175495. Sampai hari ini kenangan masa SD masih segar diingatan, bermain sepuasnya, takut kalau disuruh guru, bermain bola, mandi di sungai, bermain guli, bawa makanan ke sekolah, dan banyak lagi kenangan yang tercipta. Keseruan jaman SD seakan waktu 6 tahun di sekolah ini tidak pernah membosankan. Di sini aku belajar mengenal huruf, angka, membaca, menulis, dan berhitung, pekerjaan yang menakutkan dulu. Ternyata hal kutakutkan dulu itu, justeru membuatku bisa menulis seperti ini.